Usaha Online

usaha online semakin Melejit di dunia maya. Kelebihannya adalah karena usaha online lebih hemat waktu dan tenaga. Ditambah lagi transaksinya mudah dan cepat karena adanya jaringan internet. Meskipun memiliki kelebihan tersebut, bukan berarti usaha online ini lebih cepat sukses dibandingkan usaha offline. Setiap usaha pasti memiliki kesulitan dan risiko masing-masing dalam menjalankannya.

Lingga Buana, penulis buku Smart Business Online mengemukakan bahwa ada 7 kesalahan yang sering dilakukan oleh peusaha online dalam menjalankan usahanya. Ketujuh kesalahan ini bisa mengakibatkan kegagalan dan risiko kebangkrutan bagi usaha Kamu.

1. Tidak konsekuen menjalankan rencana

Kebanyakan pengusaha online tidak mematuhi rencana usaha yang sudah dibuat pengusaha itu sendiri. Dalam usaha online, persaingan lebih ketat dibandingkan usaha offline. PesaingKamu bisa dengan cepat melakukan promo produk sejenis tiap detiknya. Jika Kamu tidak mematuhi aturan rencana yang Kamu buat dan rancang, maka Kamu bisa tertinggal dalam kompetisi transaksi online ini. Artinya Kamu harus siap gagal menjalankan usaha Kamu. Apakah ini yang Kamu inginkan? Tentu saja tidak.

2. Terlalu percaya pada internet

Transaksi menjadi lebih cepat, dan itu karena jaringan internet. Namun sebaiknya Kamu jangan terlalu percaya jika internet bisa menunjukkan jalan tercepat menjadi kaya. Bukan berarti Kamu bisa lebih cepat mendapatkan keuntungan berusaha online. Jika strategi yang Kamu terapkan tidak tepat, maka keuntungan yang Kamu harapkan tidak akan tercapai meskipun Kamu menggunakan jaringan internet sekalipun.

3. Malas mengelola media sosial

Rasa malas adalah hal yang wajib Kamu dihindari jika Kamu ingin sukses. Saat ini banyak website usaha yang dimiliki pengusaha online namun tidak terawat. Ditambah lagi kontennya kurang menarik dan informasi yang diberikan tidak up to date. Membuat akun usaha memang mudah, namun sulit mengelola konten yang informatif dan up to date. Apabila Kamu malas mengelola media sosial Kamu, maka calon Customer Kamu akan kabur dan memilih berbelanja di tempat lain.

4. Malas belajar dari banyak sumber

Seorang pengusaha online harus mengikuti perkembangan teknologi di internet jika ingin sukses. Setiap harinya perkembangan teknologi semakin berkembang. Jika Kamu tidak bisa mengikutinya, maka Kamu akan tertinggal dibandingkan pengusaha online lainnya. Sebagai pengusaha online, Kamu harus mau belajar dari banyak sumber jika tidak ingin menjadi pengusaha online yang ‘gaptek’.

5. Setengah hati berusaha online

Tidak semua pengusaha online menjadikan usaha online sebagai mata pencarian utama. Mereka cenderung menganggap usaha online yang dijalankan sebagai usaha sampingan. Jika memang Kamu menganggapnya begitu, namun bukan berarti Kamu bisa setengah-setengah menjalankan usaha online Kamu. Meski hanya untuk mencari penghasilan tambahan, Kamu juga harus fokus agar usaha Kamu mendapatkan profit yang signifikan.

6. Mudah menyerah

Belajarlah dari kegagalan agar Kamu bisa mengambil keputusan di kemudian hari. Memang tidak mudah untuk bangkit dari kegagalan, tapi jangan terlalu lama terpuruk dalam kegagalan. Steven Bredley pernah berkata, “orang-orang sukses adalah mereka yang selalu bangkit setiap kali terjatuh”.

7. Tidak menjaga hubungan baik dengan Customer

Kecakapan berkomunikasi dapat menjalin hubungan dan koneksi yang baik dengan konsumen. Sebagai pengusaha, Kamu harus komuniktif dalam menjalin relasi. Meskipun transaksi telah selesai, namun ada baiknya apabila Kamu tetap menjaga hubungan baik dengan konsumen Kamu. Hubungan yang baik akan membuat konsumen melakukan repeat order.